Pada bagian II ini meliputi beberapa hal:

⦁ Find and build a great team / founders / co-founders
⦁ Build a company/ Badan usaha
⦁ Funding

Langkah ke-2 ini bisa dibilang gampang-gampang sulit,

Gampang nya dimana?

Menemukan & mencari teman untuk diajak kerjasama umumnya lebih mudah dan ini yang seringkali terjadi.

Kerjasama yang terjadi pake konsep pertemanan/perkawanan,…

Gampang dapet,…gampang pula bubar,….

Ini yang berbahaya!

Sulitnya dimana?

Ini adalah bagian yang sulit,….

Membentuk tim solid berdasarkan konsep kolaborasi & professionalisme.

Pada permulaannya konsep startup dibangun berdasarkan misi & visi yang sama diantara founders.

Masing-masing founder bekerja tanpa ada support finansial atau bekerja secara sukarela demi memperjuangkan misi & visi yang sama.

Tetapi harus dipahami bahwa semua yang biaya yang dikeluarkan masing-masing founder suatu saat akan diganti oleh perusahaan jika telah berjalan.

Ada tiga bagian penting dalam konsep kolaborasi/startup ini:

I. PERAN & TANGGUNG JAWAB

Peran dan tanggung jawab harus disepakati bersama,…

Diharapkan nantinya tidak ada perebutan keputusan oleh masing-masing founders.

Terlebih lagi pada tahap awal, umumnya masing-masing founder menempati posisi management, baik sebagai CEO maupun sebagai manager.

II. KEPEMILIKAN SAHAM

Didalam konsep kolaborasi/startup pembagian saham perusahaan ditentukan dari peran dan tanggung jawab diatas.

Hal ini yang seringkali sulit dipahami oleh startup pemula selama ini, khususnya di Indonesia.

Jika seorang co-founder memiliki peran & tanggung jawab lebih besar, bisa jadi memiliki jumlah saham lebih besar dibanding foundernya.

Untuk menghitung besarnya kepemilikan saham masing-masing founder bisa menggunakan calculator startup berikut:

http://foundrs.com/

Cakupan yang dimasukkan dalam perhitungan diatas cukup lengkap dan bisa diterjemahkan dalam peran dan tanggung jawab masing-masing founder.

III. PENGALIHAN HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL

Bagian ketiga adalah masalah pengalihan hak atas kekayaan intelektual.

Didalam startup sebuah produk baik wujud maupun digital merupakan hasil dari pemikiran bersama atau kolaborasi.

Produk yang dihasilkan tidak bisa diklaim oleh masing masing pihak, harus disepakati bahwa produk yang diluncurkan adalah buah pemikiran oleh para founders.

Sehingga,…

Akan ada pengalihan hak atas kekayaan intelektual kepada perusahaan.

Masing masing founders akan memiliki hak sebagaima yang telah ditentukan dalam kepemilikan saham.

Note:
Ketiga hal diatas sebaiknya ditulis dalam bentuk MOU terlebih dahulu sebelum akhirnya dibuat dalam bentuk perjajian kerjasama.

Pembentukan company tidak harus dibuat sekarang,…

tetapi jika dasar2 nya sudah ada saya kira semuanya akan lebih mudah.

Salah satu startup di bali mampu bertahan sampai saat ini (9 Tahun) dan belum dibuat company,…tetapi ketiga hal diatas mereka buat terlebih dahula diawal.

Salam Semangat!